DAKWAH
Nama : Pristyanti R.J.
No : (14)
Kelas : XI IPS3
Islam Lebih Dulu Memuliakan Wanita
Assalamu’alaikum wr. wb.
الحمد لله الملك الحق المبين, الذي حبانا
بالإيمان واليقين. اللهم صل على سيدنا محمد, خاتم الأنبياء والمرسلين, وعلى
آله الطيبين, وأصحابه الأخيار أجمعين, ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين. أما
بعد
Kaum Muslimin wal Muslimat, pada kesempatan kali ini,
perkenankanlah saya menyampaikan sebuah dakwah yang berjudul “Islam Lebih Dulu
Memuliakan Wanita”
Kepada para ikhwan, Sudah
sejauh mana rasa hormat kita kepada Wanita? Ingatlah kedudukan lebih
tinggi. Bahasa dari wanita hanya berlaku ketika justru dapat * Melindungi dan
membawa Wanita kedudukan mulia baik sebagai Anak, Remaja, Suami terlebih
sebagai Ayah.
Pada tanggal 21 April Bangsa Indonesia memperingati Hari Kartini, yaitu seorang Tokoh Pahlawan nasional ini yang telah berhasil memperjuangkan martabat nya seorang Wanita ketingkat yang lebih Tinggi. Sejarah Bangsa Indonesia mencatat bahwa jaman penjajahan wanita berada di tingkat lebih rendah, tidak boleh mengenyam Pendidikan dan tak bisa terlibat dalam, pemerintahan. Sayangnya masa itu tujuannya bukan karena memuliakan wanita, melainkan lebih menganggap sebagai wanita budak.
Pada tanggal 21 April Bangsa Indonesia memperingati Hari Kartini, yaitu seorang Tokoh Pahlawan nasional ini yang telah berhasil memperjuangkan martabat nya seorang Wanita ketingkat yang lebih Tinggi. Sejarah Bangsa Indonesia mencatat bahwa jaman penjajahan wanita berada di tingkat lebih rendah, tidak boleh mengenyam Pendidikan dan tak bisa terlibat dalam, pemerintahan. Sayangnya masa itu tujuannya bukan karena memuliakan wanita, melainkan lebih menganggap sebagai wanita budak.
Baru penghasilan kena
pajak perjuangan Kartini Bangsa Indonesia terbuka wawasannya bahwa wanita dapat
berperan aktif aalam, pendidikan dan pemerintahan tanpa harus meninggalkan
kodratnya sebagai manusia.
Tanpa mengecilkan
semangat nihil sebenarnya ada yang benar-benar telah mengangkat martabat wanita
jauh 14 abad yang lalu Rasulullah SAW yaitu lewat ajaran Agama Islam.
Islam memandang sama
manusia kecuali ketaatannya.
Kesetaraan Suami yang
selama inisial kurang diekspose oleh media secara benar, Islam menyamakan *
Semua derajat manusia kecuali ketaatannya. Sekiranya lelaki lebih tinggi,
kedudukannya dibanding Wanita bukan untuk menjadi otoriter melainkan menjadi
pemimpin untuk * Melindungi Wanita. Dan dalam Islam, seorang muslimah
senantiasa mengingat kodratnya sebagai Wanita Yang secara fisik kekuatan
berbeda dengan lelaki, demikian keduanya saling mengisi dan melengkapi.
الرجال قوامون على
النساء بما فضل الله بعضهم على بعض وبما أنفقوا من أموالهم فالصالحات قانتات
حافظات للغيب بما حفظ الله واللاتي تخافون نشوزهن فعظوهن واهجروهن في المضاجع
واضربوهن فإن أطعنكم فلا تبغوا عليهن سبيلا إن الله كان عليا كبيرا
"Kaum laki-laki
adalah pemimpin ITU * Bagi kaum Wanita, Oleh KARENA Allah telah melebihkan
sebahagian mereka (laki-laki) Atas sebahagian Yang lain (Wanita), Dan KARENA
mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian Bahasa Dari memiliki harta Sebab
ITU Maka mereka. Wanita Yang saleh, ialah Yang ta'at kepada Allah Lagi
memelihara Diri ketika suaminya tidak ADA, Oleh KARENA Allah telah memelihara
(mereka) .......... " [QS. Sebuah Nisaa 4:34]
Islam Memuliakan
Wanita Artikel Baru Mengharuskan Menutup Aurat
Persoalan jilbab
inisial sampai sekarang menjadi pertentangan di Dunia barat Tanpa mengerti manfaat
dan keuntungan memakai jilbab, di dunia yang katanya barat yang modern dan
setara derajat Wanita dan Pria justru menjadi kebablasan. Banyak wanita Yang melupakan kodratnya, menjual
kehormatannya Dalam, hubungan Tanpa Ikatan. Kesetaraan Yang kerap salat
arti justru membawa Wanita tingkat rendah, dimana pekerjaan Kendaraan bermotor
justru dilakukan Wanita Sedang para Pria menganggap wajar hal itu..
Demikian juga hal
berpakaian, karena menganggap setara banyak wanita merasa jilbab sebagai
pengekangan terhadap kebebasan. Jilbab sama sekali bukan pengekangan
terhadap kebebasan Wanita, jutru Islam memandang Wanita sebagai perhiasan yang
penuh pesona dan harus dilindungi sehingga tidak menjadi budak nafsu.
Bukankah Pakaian Yang
menutup aurat menjadi pembeda Utama antara manusia primitif manusia yang
beradab?
Mahar sebagai
penghormatan lelaki ketika meminang
Dalam, Islam kehadiran
mahar dianggap Penting namun kurang dipahami maksudnya. Sejarah mencatat
bahwa wanita itu berkedudukan rendah, Bukan saja jadi budak nafsu kaum Lelaki
namun Bisa diperjual belikan. Penghasilan kena pajak Islam datang, Lelaki
harus menghormati Wanita memberi mahar sebagai penghormatan kepada Lambang
Wanita dan mengharamkan beberapa ketentuan menggauli perempuan, syariat
tertentu yang sudah ditentukan.
Ketika menjadi ibu,
seorang Wanita 3Kali lebih mulia bahasa dari Lelaki
Hal ini ditegaskan
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, dalam, sebuah hadistnya seorang
muslim bertanya: "Ya Rasulullah, siapakah orang yang harus saya hormati di
dunia ini?."
Rasulullah menjawab
"" ibumu. "
Dia bertanya Lagi, "Lalu siapa?"
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab: ". ibumu"
"Kemudian, siapa Lagi ya Rasulullah" tanya orang itu,?
Rasul menjawab: "." ibumu
Lalu, laki-laki menanyakan Lagi, "Kemudian, Penghasilan kena pajak itu siapa ya Rasul?" "Bapakmu," Jawab Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam.
Dia bertanya Lagi, "Lalu siapa?"
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab: ". ibumu"
"Kemudian, siapa Lagi ya Rasulullah" tanya orang itu,?
Rasul menjawab: "." ibumu
Lalu, laki-laki menanyakan Lagi, "Kemudian, Penghasilan kena pajak itu siapa ya Rasul?" "Bapakmu," Jawab Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam.
Tentu saja hal ini
menjadi keabsahan Yang tidak dapat disangkal, seorang ibu Kasih sayangnya
Sepanjang masa, rela meninggalkan kesenangan pribadinya demi Anak, melupakan
peluh, melupakan Lelah demi Anak.
"Kepada para
ikhwan, sudah sejauh mana rasa hormat kita kepada Wanita? Ingatlah kedudukan lebih
tinggi, bahasa dari Wanita hanya berlaku ketika kita dapat * Melindungi Dan
membawa Wanita kedudukan mulia baik sebagai Anak, Remaja, Suami terlebih
sebagai Ayah."
Maka hai para akhwat,
sungguh beruntungnya kita menjadi seorang Perempuan Kemuliaan Allah Yang
ciptakan Dalam, ajaran-Nya, namun ingat Kemuliaan Suami berbanding Lurus, Istri
dan terlebih sebagai ibu.
Demikian yang dapat
saya samapikan, kurang lebihnya saya mohon maaf.
Wassalamu’alaikum wr.
wb.
No comments:
Post a Comment